Kasus Penularan Covid-19 di Singapura Meningkat Pesat, Para Ahli Khawatir Akan Ada Varian Baru

Jakarta - Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia (UI), Ede Surya Darmawan mengkhawatirkan ledakan kasus Covid-19 di Singapura dipicu oleh variant of concern (VoC) baru Covid-19 selain Delta. Jika begitu maka bisa saja akan turut melanda Indonesia.

"Yang kita khawatir adalah misalnya ternyata Singapura ada version of problem baru ya, kayak kemarin kan Delta ya. Namanya keren udah Delta, kerjanya Delta nambah-nambahin. Itu yang kita takutkan, makanya kita harus waspada," ucap Ede kepada Healthek.com, Jumat (22/10/2021).

Kewaspadaan ini menurit Ede dengan mengawasi secara ketat bagi pelaku perjalanan dari Singapura yang masuk ke Tanah Air. Mereka harus diberikan perlakuan lebih ketat.

"Jangan dikurangi (dilonggarkan) dulu, kenapa? Karena ini sedang issue kan gitu," ujar dia.

Vaksinasi Covid-19

Ede mengakui bahwa negeri Singa itu salah satu negara yang bagus dalam melakukan vaksinasi kepada rakyatnya. Kendati begitu, Ede mengingatkan bahwa sifat vaksin khas. Jika vaksin itu ditujukan bagi varian Delta, maka belum tentu bisa mempan dengan varian baru.

"Dan itu harus jadi pembelajaran bagi Indonesia yang capaian vaksinasinya baru menuju 39 persen kan gitu," katanya.

Ede menerangkan bahwa infection Covid-19 selalu mengalami mutasi. Entah mutasi yang membuat virus itu semakin kuat atau sebaliknya. Mutasi inilah yang membuat infection memiliki varian baru.

"Dengan proses seperti ini potensi mitasi bisa terjadi di mana-mana. Sehingga yang mesti diwaspadai Indonesia adalah kemampuan kita di dalam mendeteksi virus-virus baru, varian-variannya," ujar Ede.

Covid-19 di Singapura


Singapura mengalami peroketan kasus Covid-19. Bahkan kasus harian di negara itu lebih tinggi dari Indonesia yang saat ini di kisaran seribu kasus baru.

Pada Kamis (14/10), Kementerian Kesehatan Singapura mendeteksi 2.932 kasus infection Corona. Totalnya, ada 63 ribu orang di negara itu yang terinfeksi Covid-19.

Namun, 98,6 persen dari kasus baru adalah kasus ringan atau tak menunjukkan gejala. Hanya 0,1 persen pasien yang dirawat ke ICU, dan 1,1 persen yang butuh tabung oksigen.

Vaksinasi di Singapura adalah salah satu yang terbaik di dunia. Hingga 13 Oktober 2021, ada 84 persen masyarakat yang mendapat dosis vaksin complete Pfizer atau Moderna.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Komisi Permberantasan Korupsi Arab Saudi (Nazaha) Tangkap 250 Pejabat Negara dan Pegawai Pemerintahan Terkait Kasus Suap

Dua Wisatawan Positif Varian Omicron Dikatakan Sempat Transit di Bandara Changi Singapura

Berikut Beberapa Negara-negara Ini Belum Alami Lonjokan Covid-19 Usai Gelombang Varian Delta