Perdana Menteri Inggris Boris Johnson Akan Segera Melakukan Reshuffle Kabinet

LondonPerdana Menteri Inggris Boris Johnson akan segera melakukan reshuffle kabinet menteri seniornya. Kabar tersebut disampaikan sumber dekat pemerintahan Inggris.

Sumber di Downing Street mengatakan, Johnson tengah berupaya memfokuskan pemerintahannya dalam meningkatkan standar kehidupan pascapandemi COVID-19. Oleh sebab itu, perombakan kabinet harus dilakukan.

"Tuan Perdana Menteri akan menunjuk menteri-menteri pada sore hari ini, dengan fokus untuk menyatukan dan meningkatkan kehidupan seluruh negara," ujar sumber tersebut pada Rabu (15/9).

"Kemarin, PM memaparkan rencananya untuk menangani COVID-19 selama musim gugur dan musim dingin. Pemerintah juga harus menggandakan upaya-upayanya untuk melayani prioritas rakyat," lanjutnya.

Report mengenai reshuffle, serta soal nama-nama menteri yang akan diganti dan menggantikan, telah bergulir selama beberapa pekan terakhir.

Salah satu nama yang mencuat untuk diganti adalah Menteri Keuangan Rishi Sunak. Menteri Pendidikan Gavin Williamson dan Menteri Luar Negeri Dominic Raab turut diisukan akan angkat kaki dari jabatannya.

Williamson dihujani kritik oleh publik sepanjang tahun lalu akibat penanganannya soal penutupan sekolah dan penangguhan ujian sekolah selama pandemi.

Sedangkan, Boris Johnson selama beberapa pekan terakhir ini didesak untuk memecat Menlu Dominic Raab. Musababnya, Raab justru pergi berlibur ke Kreta pada saat Taliban mengambil alih Ibu Kota Kabul.

Selain itu, beredar juga klaim soal Raab tidak membaca ribuan email dari warga Inggris yang ingin meninggalkan Afghanistan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Komisi Permberantasan Korupsi Arab Saudi (Nazaha) Tangkap 250 Pejabat Negara dan Pegawai Pemerintahan Terkait Kasus Suap

Dua Wisatawan Positif Varian Omicron Dikatakan Sempat Transit di Bandara Changi Singapura

Berikut Beberapa Negara-negara Ini Belum Alami Lonjokan Covid-19 Usai Gelombang Varian Delta